Jam dinding besar di
tengah ruangan menunjukkan pukul 13.00, sepertinya sudah 45 menit dia menunggu
di sini. Tak banyak orang di dalam, hanya dia, dua orang ibu yang sedang
ngerumpi menggosipkan artis favorit mereka sambil menjagai anaknya masing –
masing yang dari tadi berlarian dari ujung ke ujung. Beberapa bapak – bapak
berusia mendekati senja sedang duduk mengobrol tentang politik warung kopi,
yang sepertinya memang kerja di sini, terlihat dari baju yang mereka kenakan, seragam
berwarna biru muda.
Terlihat
beberapa kali lampu sorot terlihat di ujung kiri dan kanan, tak satupun yang
menarik perhatiannya. Karena bukan itu yang dia tunggu. Sepertinya memang
terlambat, tapi terlambat 45 menit sudah merupakan hal yang biasa untuk kereta
yang menuju ke sini, mungkin memang karena jauh dari pusat kota. Lamunannya
akan masa lalu terpecah, kala sang petugas penyiaran stasiun memberitahukan
bahwa kereta yang dia nanti segera datang di jalur satu.

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact