Minggu, 21 Juli 2013 0 komentar

Sebuah Cerpen - Kamu

Mataku selalu beralih, antara jam tangan, buku yang sedang ku baca dan sebuah handphone mungil yang kubeli tahun lalu, hari ini tepat satu tahun setelah aku mengakhiri ceritaku, dengan dia. Tak pernah kusangka setelah 12 bulan, akhirnya kami dipertemukan kembali, memang sih bukan dengan status yang sama, tapi, semua memori tentangmu tak pernah bisa menguap dari kepalaku.

Kurasa sudah satu jam aku menunggu kedatangan keretamu, aku hanya ingin melihatmu, bagaimana keadaanmu, apa kau masih jadi orang yang sama seperti dulu, yang selalu membelai rambutku dan membuatku selalu meresapi hangat belaian tanganmu yg meneduhkan itu, atau kau sekarang sudah menjadi pria yg lebih matang, lebih dewasa, yg lebih bisa mengontrol sifat egoismu. Entahlah. Semua angan2 tentangmu berlari2 di kepalaku sampai aku tak konsen dengan buku yang kubaca ini
 
;