Dia ada di tempat yang jauh, yang tak
mungkin bisa dijangkau oleh siapapun. Dia hidup di sana dan kekal. Dia berada
di masa lalu. Tapi kepingnya menempel erat di sudut mataku, di nadiku, dan
bersemayam di sisi jantungku. Dialah ambang batas antara semua realita dan
bayangan – bayangan dalam hidupku selama ini.
Tampilkan postingan dengan label My self. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My self. Tampilkan semua postingan
Sejak kejadian pelukan itu, dia jadi orang yang lebih
terbuka sama gue. Jadi sering kontak meski cuman sms nanyain udah makan, atau
nanyain udah ngerjain tugas apa belum. Yang jelas, jadi lebih perhatian, lah. Dan
mulai saat itu juga, gue resmi jadi… tukang ojeknya, yang nganterin pulang ke
rumahnya setelah kuliah. Berangkatnya tetep dianterin sama sopir, karena gue
mau jemput juga jauh, tapi saat pulangnya gue udah berjanji mau mengabdikan
diri jadi tukang ojeknya. Jarang pula gue lihat tatapan mata yang malam itu,
yang kini sering gue lihat adalah tatapan mata teduh, yang bisa gue sebut
“penuh cinta”
Ok Guys, welcome to my blog, ini adalah blog pribadi gua, oh ya nama gua Muhammad Hanif Nur Taufiq gua lahir di Jombang 19 tahun yang lalu sebenernya gua juga ga tau mau share apaan di blog gua ini karena lu bisa nemuin gua di sosmed terdekat entah itu facebook atau twitter, sebenernya lebih ke alasan pribadi, gua bikin blog, karena twitter ga bisa nampung aspirasi gua yang kadang juga lebih dari 140 karakter, atau facebook yang cuman 400 karakter.
Langganan:
Postingan (Atom)

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact